Aku tetap bertahan pada “value shifting”-ku


Sejak masuk PST hingga sekarang aku mengalami begitu banyak “value shifting” sehingga aku sering mengalami kekurangan mood. Kayaknya gara2 perubahan rutinitas, kebanyakan ikut seminar, banyak info yang masuk (terutama dari orang-orang tua yang bijak di sekitarku / alias dosen, kebanyakan nonton berita, baca self help book). Jeleknya aku jadi nggak stabil, pengaturan prioritas berkurang, manajemen waktu terganggu, moodnya suka ilang sendiri tapi masih bisa dihandel sih. Bagusnya sekarang aku jadi punya kesempatan untuk mempelajari “value shifting”. Woalah ternyata “value shifting” itu kayak reshufle kabinet, kalo’ satu berubah lainnya harus ikut berubah biar klop. Nah pas waktu semuanya sedang berubah kita jadi harus menshutdown dulu hampir semua aplikasi kita, makanya rada unstable dan hilang mood-nya.

Untung aja aku sekarang lagi maxima jadi lebih mudah dikendalikan. Karena maxima cuman 6-12 bulan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dong.

Omong2 sekarang lagi mau ujian, berhenti mbaca self help book nggak ya? Ntar pas lagi belajar “value shifting” lagi. Daijobu, daijobu, kalo ndak ada tekanan ndak seru khan, ntar malah terlena lagi. Ossu! Boku wa ganbatte!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s