Prelude : Pas mid aku jarang nulis di blog, karena gak ada waktu *dipake buat belajar, nonton tv, ngenet dan main game Pokemon*. Padahal banyak hal yang sebenernya ingin kuposting. Maka dari itu aku membuat edisi khusus yakni Nge-blog Ria After Mid yang terdiri dari 5 chapter, tiap chapter akan di post dengan selisih waktu 1-3 hari. So, happy reading! ^^

——————————————————————————————-

Gak tahu kenapa, aku ngerasa beberapa kalimat di blogmu adalah untukku…
Aku… aku jadi ngerasa dikejar-kejar, aku jadi bingung…
Akhirnya aku ngirim pesan ke kamu… untuk mencari kepastian sekaligus memberimu jawaban (yang ternyata tidak kau butuhkan)…
Tapi ternyata aku salah…
Maaf, aku bener-bener nyesel…
Bukan… bukan karena aku telah mengirimu pesan untuk memberimu jawaban…
Namun karena aku salah dalam memilih kata-kata… I dunno… I’m not good with words…
I’m sorry for hurting you so much…
Aku tahu aku memang sok tahu… Aku ini sok tahu dalam menilaimu…
Pokoknya aku yang salah!

Oh ya, aku tidak pernah berkeinginan untuk merubahmu.
Karena aku tahu, perubahan adalah pintu gerbang yang hanya bisa dibuka dari dalam.
Aku telah belajar dari pengalaman orang lain, bahwa adalah naif jika kita berpikir bahwa kita bisa merubah segalanya dengan cinta.
Alih-alih aku merubahmu, lebih baik aku merubah diriku sendiri…
Lebih baik aku belajar menerima apa adanya…
Ya, aku ingin menerimamu apa adanya…

Sekali lagi aku ingin meminta maaf atas kesoktahuanku, meskipun waktu itu kau bilang “santai”, tapi aku tahu rasa pahit itu masih ada dalam hatimu…
Maaf… aku benar-benar minta maaf…

T_T