Belakangan ada hal yang aneh pada diriku…
Belakangan aku mengamati perasaanku yang mendalam terhadap dia, tetapi ntah kenapa aku mulai kehilangan rasa itu… anehnya, masih ada gejala-gejala yang membuktikan sebaliknya. Misalnya saja aku masih suka memikirkan dia. Tetapi dalam kehidupan nyata aku jadi malas berinteraksi dengannya secara aku sudah kehilangan rasa dengannya…

Mmm… aku sempat bingung cukup lama… sebenarnya apa yang terjadi denganku?
Kenapa perasaan yang mendalam itu tiba-tiba hilang?
Dan disaat perasaan itu hilang mataku malah jlalatan melihat cewek-cewek yang ada disekitarku hahahaha… pelampiasan? Sepertinya iya…
Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti bergerak untuk sementara waktu sambil menunggu perkembangan yang ada. Terganggukah dia disaat aku berhenti bergerak untuk sementara waktu ini? Kalau dia memiliki rasa yang sama maka jawabannya adalah iya, namun jika tidak maka jawabannya tidak. Resikonya besar memang jika ternyata dia memiliki rasa yang sama, but it can’t be helped I guess… aku tidak mau membohongi perasaanku sendiri, apa iya aku mau terus berjalan disaat hatiku berkata lain? Akan lebih banyak orang yang terluka dan lukanya akan lebih parah jika aku berjalan disaat hatiku berkata lain.

Seorang teman berkata bahwa sebaiknya aku jangan mundur, karena aku akan sangat menyesal katanya. Dan temanku yang lain berkata bahwa sebenarnya rasa itu masih ada, karena sudah nampak jelas dari gejala-gejala yang ada. Bagaimanapun juga akulah yang merasakan dan akulah yang berada dalam kebimbangan… Sigh, I need some times, gimme some times.

Seiring dengan berjalannya waktu akhirnya perasaan itu muncul lagi dengan perlahan namun pasti, mmm… aku mulai menyadari sesuatu… ternyata aku sebenarnya hanyalah takut, sistem pertahanan dalam diriku ingin melindungiku dengan mengeliminasi perasaan itu agar aku tidak sakit hati pada nantinya. Yah baguslah kalau sistem pertahanan itu masih bekerja… Kenapa aku takut? Karena aku membawa banyak kelemahan, aku juga belakangan menyadari memiliki banyak perbedaan dengannya yang dari sudut pandangku itu adalah kelemahanku, dan belakangan nampaknya aku terlalu cepat dalam bergerak…

Kini aku harus mengumpulkan sisa-sisa semangat dan keberanianku, aaaahhhh, so this is all about is not about feeling, my feeling is still there as I still can get the symptom. It’s the matter of passion. It is simply that my anxiousness kill my passion. How Idiotic…

This is the #1 time happen to me, so it’s confuse me alot. Thanks to my keen eye now I can figure it out.

CASE CLOSED!