Semuanya berawal saat aku bermain ping-pong dengan mas Puguh. Aku dan mas Puguh sering bercanda dengan bahasa Inggris, kata-kata seperti The wind is big! (Angine gedhe banget!), Asshole!, Are you mocking me?, I’m gonna kick your ass!, Shame on you!, dll sering terlontar dari mulut kami. Setiap orang yang bermain ping-pong punya gayanya masing-masing dan jurusnya masing-masing, misalnya saja untuk mas Puguh memiliki jurus buatannya sendiri, yakni Rising from hell, awalnya kami menyebutnya bangkit dari kubur, karena jurus itu dapat mengembalikan bola dari bawah meja, namun kemudian mas Puguh menyempurnakan jurus itu dengan mengembalikan bola saat bola tersebut saat bola jauh di bawah meja sehingga kami berdua lalu menyebutnya Rising from Hell yang artinya bangkit dari neraka. Sounds excessive huh?

Aku sendiri punya gayaku sendiri, meskipun aku normalnya menulis dengan tangan kanan (righthanded) tetapi saat pingpong aku menggunakan tangan kiri (lefthanded) karena aku merasa lebih nyaman, meskipun kenyataannya aku bisa menggunakan dua tangan (bothhanded) saat pingpong. Jurus originalku adalah bajing lompat, yakni melompat tinggi sambil memberikan bola yang sulit dikembalikan. Bahasa inggrisnya? Jumping bastard! Wakakakakakak… sebenernya itu adalah plesetan, karena secara harafiah jumping bastard berarti bajingan lompat hehehehehe…

Penggunaan istilah bastard semakin merekat pada diriku saat aku mulai sering internetan di kampus sampai malam, demi mendapatkan file-file berukuran besar entah itu software maupun film. Saat aku internetan di kampus sampai malam aku menggunakan kata-kata “Last bastard left in campus” dalam status facebook-ku untuk menunjukkan bahwa aku adalah satu-satunya penyedot bandwidth di kampus, koplak tenan… Kenapa aku menggunakan kata-kata last bastard? Sebenarnya aku terinspirasi oleh Death Note, sebuah manga dan anime asal Jepang yang bercerita tentang buku milik dewa kematian dimana bila seseorang menulis nama orang dan mengetahui wajah orang tersebut maka orang yang namanya ditulis dalam buku tersebut akan mati. Pada salah satu episode anime Death Note Ryuk (dewa kematian) bertanya pada Yagami Light (pemegang/pengguna Death Note) “If you kill all the bad guys in this world you’ll be the last bastard left then…”. Dari situ lah istilah last bastard lahir.

Mungkin para pembaca budiman bertanya-tanya… “emang internetannya sampai jam berapa?” Maka jawabannya tergantung sikon, biasanya antara jam 9 sampai jam 11 malam saya baru pulang. Lalu anda mungkin bertanya-tanya lagi “Emang download apaan sih koq lama banget?” Maka jawabannya saya download software-software interaktif yang ukurannya berkisar 400 Megabytes sampai 3.5 Gigabytes, Video/film yang ukurannya berkisar antara 600 Megabytes sampai 6.4 Gigabytes (rekor terbesar saya). Mendownload barang-barang seperti itu memakan waktu lama dan lebih baik dilakukan saat sepi hehehehe… Jika diukur-ukur semua yang telah saya download dalam dua minggu belakangan ini mungkin sudah mencapai 15 Gigabyte, gila juga ya…

Demikianlah kehidupan saya sebagai Bastard, saya punya jurus Jumping bastard dan punya acara “The Last Bastard”. Mmmmmmm… I wonder what’s next?

June 29, 2010