Kemarin siang tanggal 2 Juli 2010 aku dan kedua orang tuaku mendapatkan kabar mengejutkan dari kakakku, kakakku akan diwisuda tanggal 10 Juli 2010. Benarkah? Sejak kapan kakakku kuliah lagi? Dan katanya kakakku wisuda S1 kalau tidak salah jurusan manajemen apa gitu. Bukannya S1 butuh waktu 4 tahun, secepat-cepatnya butuh waktu 3,5 tahun. Rasanya tidak mungkin, karena terakhir kakakku kuliah D3 sekitar dua tahun yang lalu. Mungkin bapakku salah dengar.

Entahlah, satu minggu dari sekarang insyaAllah aku akan berangkat ke Jakarta dan mengetahui berita lengkapnya. Sudah lama aku tidak mendengar kabar dari kakakku. Aku dan dia begitu jauh. Semenjak kecil kami jarang bertemu, karena saat kakakku baru lahir kakakku sudah diasuh oleh kakek dan nenek dari pihak bapakku. Saat itu ibuku sedih sekali, karena ibuku belum lama melahirkan kakakku dan sudah diambil oleh kakek dan nenekku. Terlebih lagi kakakku adalah anak pertama dari orang tuaku. Kemudian setelah sekitar satu tahun aku terlahir ke dunia ini.

Pertama kali aku berjumpa dengan kakakku aku sudah agak lupa, tapi kalau tidak salah saat itu aku berumur 3 tahun. Aku bertemu dengannya di Jakarta, di rumah kakek dan nenekku. Saat itu di kantor bapakku ada acara Jambore Nasional, dan bapakku diminta untuk mewakili kantor. Dan saat itu acara Jambore Nasional di adakan di sekitar Jabodetabek, aku tidak ingat betul di mana acara tersebut dilaksanakan. Selagi bapakku mengikuti acara tersebut aku tinggal di rumah kakek nenekku. Aku ingat pernah bertengkar sekali dengan kakakku hanya karena soal mainan. Pertemuan selanjutnya terjadi setelah aku berumur 9 atau 10 tahun, yaitu saat mudik ke tempat kakek dan nenekku. Untuk beberapa tahun kemudian aku ke Jakarta untuk mudik hingga aku SMA.

Dan kemudian saat kakakku mulai kuliah D3 di Undip Semarang kamipun mulai lebih sering bertemu, karena setiap bulan kakakku pulang ke Jogja. Meskipun kami sering berbagi cerita namun aku merasa bahwa aku dan kakakku sangat jauh. Maybe because we’re way too different, just like day and night. Namun ada satu kesamaan di antara kami berdua, kami berdua sangat menyukai kebebasan. Kami berdua bukanlah tipe orang yang bisa disuruh-suruh.

Terakhir aku bertemu dengannya adalah desember kemarin, saat tanteku menikah. Dan dia masih seperti yang dulu, anak yang bandel, suka bergaul dan memiliki harga diri dan ego yang besar. Makes me wondering, how’s his (gonna be) wife’s personality LOL.

We rarely communicate, even through facebook, whatever, I never miss you either…

We have this distance since the beginning, and it seems like will always be this way ever after…

July 03, 2010