Dalam tiga tahun belakangan ada satu hal yang membuatku merasa benar-benar lain dari yang lain, dan setahun belakangan perbedaan itu semakin terasa. Hal itu adalah bertamu/berkunjung. Aku akan memulainya dengan menelaah perjalanan masa kecilku terkait dengan berkunjung. Saat aku masih kecil (TK & SD) aku suka sekali bermain-main ke rumah temanku, tujuannya tentu saja hanya untuk bersenang-senang, entah untuk mengajak mereka bermain ke suatu tempat di luar rumah ataupun bermain-main dengan mainan-mainan yang mereka miliki. Beranjak SMP aku bermain ke rumah temanku selain untuk bermain juga untuk ikut mendengarkan musik atau membaca komik. Saat SMP aku mulai mengenal komputer dan internet, serta game Sony PlayStation (PS). Akupun mulai sering bermain di luar, jauh dari rumahku, namun bukan di rumah temanku. saat SMP sebenarnya tidak begitu berbeda dengan saat SD, hanya saja rumah teman-teman sekolahku lebih jauh, bila teman-teman SD-ku hanya berjarak paling jauh sekitar 1 km maka teman-teman SMP-ku paling jaraknya berkisar 5 km, paling jauh sekitar 8 km. Seringkali aku mengunjungi teman SMP-ku bareng-bareng teman-teman yang lain. Jarang sekali aku mengunjungi rumah teman SMP-ku sendirian.

saat aku SMA sebenarnya tidak banyak berbeda dengan SMP, hanya saja saat itu banyak yang menggunakan sepeda motor sedangkan aku saat itu menggunakan sepeda. So, untuk mengunjungi temanku agak merepotkan. Jika dipikir-pikir, umumnya rumah teman SMA yang kukunjungi adalah rumah temanku yang menggunakan sepeda juga. Jadi aku bisa ke rumah temanku dengan bersama-sama bersepeda ke rumah mereka sepulang sekolah. Saat memasuki kuliah, kondisinya benar-benar mirip, hanya saja saat aku kuliah aku benar-benar sangat disibukkan oleh berbagai kegiatan akademik, apalagi saat aku mulai aktif berpartisipasi sebagai panitia dalam berbagai acara, serta ikut serta menjadi bagian dari organisasi-organisasi kampus. Alhasil akupun mulai jarang berkunjung berkunjung ke rumah temanku, aku hanya berkunjung kalau benar-benar ada perlu. Namun berbeda untuk teman-teman lamaku, aku biasa mengunjungi teman-teman lama karena ingin tahu bagaimana kabar mereka dan aku ingin selalu menjaga tali silaturahmi dengan mereka. Sedangkan untuk tetangga-tetanggaku aku sendiri justru jarang bercengkerama dengan mereka, dengan alasan kesibukanku tidak memungkinkan untuk hal itu, jadi aku hanya bercengkerama dengan mereka dalam event-event tertentu saja.

Itu adalah telaah kegiatan berkunjungku secara kronologis dari TK hingga kini. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku ini naturally anak rumahan. Itu benar, aku suka berada di rumah karena aku tipe orang yang penyendiri. Dan meskipun aku punya banyak teman hanya beberapa saja yang benar-benar dekat denganku. Jadi aku hanya tahu lokasi persis rumah dari beberapa temanku saja. Dulu aku senang bermain-main ke rumah temanku karena masih banyak waktu luang. Namun memasuki masa kuliah membuatku lebih jarang bermain-main ke rumah temanku. Dan entah kenapa belakangan ini mulai kepikiran lagi untuk bermain-main ke rumah teman-temanku, utamanya teman-teman lama dan teman-temanku sekarang yang dekat denganku.

Why all of sudden? Sebenarnya aku dalam beberapa tahun belakangan merasa terganggu dengan fakta bahwa teman-temanku sering berkunjung ke rumah/kost temanku yang lain. Juga terganggu saat teman-temanku ingin aku dan mereka saling mengunjungi tempat tinggal masing-masing. It makes me realize, that I’ve already crossed the line. But that’s how life is right? I mean, sometimes you don’t know where the line is until you cross it!

Aku pun juga menyadari beberapa kekonyolan yang telah kulakukan, seperti saat aku ingin berkunjung ke rumah si Dia, kemudian kenyataan bahwa aku tidak pernah berkunjung ke rumah temanku yang sudah kuanggap adekku sendiri. I do realize that I am incredibly stupid!

Kenapa semua ini bisa terjadi? Alasannya mudah saja, efisiensi. I am naturally soooooo fucking-eficient! Aku melakukan hal-hal yang dirasa perlu saja, terutama saat aku disibukkan oleh berbagai hal. Aku merasa bahwa tidak perlu berkunjung dan berbasa-basi saat tidak ada perlu. Namun akan berbeda jika berkunjung ke rumah teman lamaku, karena bagiku adalah penting untuk tetap menjaga silaturahmi.

I think I need to change my paradigm, here and now! Therefore I make a new resolution that I will visit my friends more often! :D

July 31st, 2010