Terkadang aku tahu orang sedang mengamatiku karena aku bisa merasakannya, merasakan energi lain yang terfokus pada diriku. Saat aku mengamati orang lain seringkali orang yang kuamati tahu kalau aku sedang mengamati orang itu. Itulah energi kehidupan. Energi kita akan mengalir kemana kita memfokuskan pikiran kita. Jika aku begitu tertarik kepada seorang gadis energiku akan terarah ke gadis itu, semakin aku tertarik semakin banyak energi yang kupancarkan ke gadis itu, which then, unfortunately… blowing my cover :p.

Ada yang bilang bahwa perhatian adalah perwujudan paling sederhana dari cinta. Kita hanya memperhatikan hal-hal yang kita sukai atau kita cintai. Dan jikalau aku bertanya pada diriku sendiri apakah yang aku suka? Maka aku mungkin akan kehabisan kata-kata karena ada begitu banyak hal yang aku sukai. Dan kemana energiku mengalir, tentu saja ke jutaan hal yang aku suka. Mungkin energi itu tidak mengalir secara langsung, melainkan hanya dalam bentuk perhatian saja, namun jikalau ada begitu banyak hal yang menarik perhatianmu kaupun bisa kecapekan.

Fokus, itulah topik yang ingin kutuangkan dalam blogku saat ini. Jadi apakah fokus itu? Nama lain dari fokus adalah konsentrasi, yang artinya mengarahkan energi ke satu hal saja. Harus kuakui dalam hal konsentrasi aku memang cukup lemah. I must say that I’ve got distracted so easily. Temanku bilang menonton TV bisa membuat fokusmu lemah, dan terlalu sering menggunakan internet/facebook juga bisa membuat fokusmu lemah. Aku rasa itu benar, karena dengan melakukan hal-hal tersebut kita seringkali berganti-ganti fokus dan terlalu banyak informasi sampah. Menyalahkan kemajuan teknologi saat ini? Tidak juga, hanya ingin mewaspadai kemajuan teknologi yang seperti pisau bermata dua.

Fokus kita lemah karena kita jarang berlatih menuangkan energi di satu tempat dalam waktu yang lama. Sebagai konsekuensinya, belajar pun hanya bertahan sebentar-sebentar, kuliah pun tidak bisa memperhatikan setelah 10-15 menit. Aku ingin bisa berkonsentrasi dengan lebih baik lagi, entah bagaimana caranya. Terkadang kopi membantu, terkadang meditasi pun membantu. Eerr… aku tidak tahu apakah itu bisa disebut meditasi mengingat aku hanya mengosongkan pikiran dan berusaha merasakan energi yang mengalir dalam tubuhku. Aku tidak tahu apalagi yang bisa melatih konsentrasiku, satu hal yang pasti aku harus belajar untuk fokus pada satu hal saja.

August 30th, 2010