Semenjak insiden dua setengah tahun lalu hubungan kami menjadi sulit, bodohnya aku. Jika dipikir-pikir, apa yang kulakukan saat itu memang tidak perlu, aku hanya memperkeruh keadaan. Bulan berganti bulan aku tidak tahu apa dia memaafkanku atau tidak, tapi meski dia memaafkan diriku dan diriku telah memaafkan diriku sendiri sekalipun hubungan diantara kami tidak akan pernah seperti dulu lagi. Yah, apa boleh buat?

Tapi hubungan di antara kami memang tidak pernah putus, hampir tiap hari aku mengecek news feed, ada banyak feed yang telah ku-subscribe dan salah satunya ialah blognya. Kenapa aku masih suka mengunjungi blognya? Aku terus mengajukan pertanyaan ini pada diriku namun tidak satupun jawaban yang memuaskan muncul ke permukaan. More importantly, is it even necessary? Is it even necessary to give a comment to show I was there? to show that I am care? And the most fundamental question is “Is she even need me to be there?”.

Setelah lama dipikir-pikir, selama ini ternyata alasanku sebenarnya ialah karena aku khawatir, I’m always wondering how’s she right now? Is she OK? Konyol juga sih, if she’s just a friend to me now there’s no need for me to be there all the time, beside she got him by her side, why bother? Mungkin aku bahkan tidak perlu memberikan komentar-komentar yang tidak perlu, she doesn’t need any of those. Malah nambah-nambahin beban pikirannya (bahkan meskipun aku mengerti keadaannya…) -_- …

I remember seeing how is she about 2-1 year ago, she’s much more mature than before and much stronger than before, maybe it was because of her love, love makes people stronger they said. She’s not as weak as before yeah, though it seems like her darkness is overwhelming she will overcome it. Yes, I guess I’ll just have faith in you, there’s no need for me to interfere your life again from now on. Though maybe I’ll (keep) watching you from the distant :)

Kimi ni wa… suyoi dakara… darou?
(Because… you are strong… right?)

February 17th 2011