Responsibility ~ The 3rd of (New) 4 Main Principles


Kau tahu, kehidupan terkadang bisa menjadi sangat lucu. Misalnya saja seperti ini, satu ketika kau begitu ingin ke negri orang karena kau ingin menuntut ilmu di seberang sana. Karena kau takut kau hanya akan menjadi segitu-segitu saja dan ingin sesuatu yang lebih, ya, kau ingin lebih, melebihi kolega-kolegamu yang di sini. Atau kau menginginkan kekayaan yang melimpah ruah. Atau mungkin kau berharap orang-orang memandangmu sebagai orang yang terpandang dan hebat karena tidak semua orang bisa berangkat ke luar sana.

Namun, setelah aku menyadari akan kehadiran penahan dan pembatas di luar sana aku pun tersadar, betapa diriku terlalu mengagungkan kebebasan. Itulah sebabnya kenapa aku menambahkan Constraint sebagai prinsip kedua dalam 4 prinsip utamaku yang sekarang. Dan berkat penambahan Constraint dalam diriku aku pun jadi tersadar bahwa diriku selain memiliki hak untuk menjadi wujud terbaik dan terutuhku aku pun memiliki kewajiban-kewajiban, baik kewajiban pada diri maupun kewajiban pada orang lain. I know, I’m getting old yeah… :)

Dan, tiba-tiba, hadirlah salah satu momen terlucu dalam hidupku, yakni aku tidak begitu tertarik untuk kuliah di luar negri seperti dulu lagi :). You must be thinking that I’m out of my mind don’t you? Sebenarnya, ada banyak pertimbangan dibalik itu, yang sebenarnya juga tidak kupertimbangkan hahahaha. Maksudnya, semua itu terjadi dalam alam bawah sadar. Dulu pertimbangan utama ke luar negri adalah untuk mendapatkan ilmu-ilmu yang sulit didapat di sini, dan mungkin juga untuk mendapatkan pengalaman akan filosofi, budaya, dan common sense dalam pengajaran atau penelitian, yang berbeda dibandingkan dengan yang di sini. Tapi kemudian aku sadar, aku tidak sama dengan orang lain, aku istimewa, karena aku memiliki kemampuan otodidak dan problem-solving dalam hal ilmu-ilmu pasti, yang jelas-jelas jauh di atas normal. Which mean, I CAN BECAME WHOLE WHEREVER I WANT. So, why bother? Di sisi lain aku harus mendapatkan posisi dan jabatan yang tinggi dalam waktu singkat, dan aku telah menemukan cara untuk itu tanpa harus pergi jauh-jauh ke luar sana. Kewajibanku pun menuntutku untuk tidak pergi jauh-jauh dari sini, setidaknya tidak dalam jangka waktu yang lama.

Like Bissantz, Kuhn, and Stahl said, Bonding opposes Motion and Motion opposes Bonding. There are consequences in everything. This is my call, this is my responsibility.

I wanna be more responsible! :)

 

August 1st, 2012

Muhammad Radifar

Advertisements

One thought on “Responsibility ~ The 3rd of (New) 4 Main Principles

  1. […] Lalu yang tersisa adalah memantapkan hati dan mencari hikmah. Seiring dengan berjalannya waktu hatiku semakin mantap dengan keputusan yang kuambil, untuk hikmah? Ada dua pelajaran berharga yang kudapat di sini, pertama, you can aim for the highest fruit, but never ever forget the low-lying fruits around you! Yang kedua, dengan bersekolah di sini aku mulai sadar bahwa sebenarnya aku bisa menjadi utuh tanpa harus ke luar negri, dan aku pun menjadi lebih berpikiran terbuka (baca postingan sebelumnya tentang responsibility). […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s